Hubungan Tindakan Menyikat Gigi Dengan Abrasi Gigi Pada Masyarakat Gampong Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat
Keywords:
Tindakan menyikat gigi, Abrasi GigiAbstract
Teknik menyikat gigi yang kurang tepat dapat menyebabkan tersingkapnya akar gigi akibat berpindahnya ikatan margin gingiva ke posisi apikal dari cementoename junction yang dapat mengakibatkan abrasi gigi. Abrasi yang terjadi membentuk irisan atau parit berbentuk ‘V’ pada akar diantara mahkota dan gingiva, mengakibatkan gigi menjadi sensitif ketika menerima rangsangan termis baik panas maupun dingin. Abrasi yang lebih lanjut juga dapat beresiko fraktur (patah) pada daerah servikal gigi. Abrasi dapat terjadi pada setiap gigi, tapi biasanya lebih banyak terjadi pada servikal bagian bukal gigi insisivus, kaninus, dan premolar di kedua rahang. Adapun Tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui Hubungan Tindakan Menyikat Gigi dengan Abrasi Gigi pada Masyarakat Gampong Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024. Metode dalam penelitian ini adalah bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Gampong Suak Ribee yang usia 30-39 tahun sebanyak 213 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Solvin dan berjumlah 69 orang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Juni Tahun 2024. Hasil penelitian dengan uji chi-square didapatkan yaitu nilai kemaknaan p = 0,000 (<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Tindakan Menyikat Gigi dengan Abrasi Gigi pada Masyarakat Gampong Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024. Diharapkan masyarakat Gampong Suak Ribee penelitian ini sebagai acuan dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi khususnya mengenai teknik sikat gigi yang benar untuk mencegah terjadinya abrasi pada gigi
References
Pratama, A. T., Prasetyowati, S., & Mahirawatie, I. C. (2020). Efektivitas Mengunyah Buah Jambu Air Hijau Camplong Dan Buah Jambu Air Kusuma Merah Terhadap Penurunan Debris Indeks. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG), 1(1).
Bappenas, 2023. Status Kesehatan Gigi dan mulut merupakan masalah kesehatan di Aceh https://harianrakyataceh.com/2023/05/16/fenomena-kesehatan-gigi-dan-mulut-di-aceh/. Di Unduh Pada Tanggal 20 Desember 2022.
Carranza, F.A., Newman, M.G., Takei, H.H., Klokkevold, P.R., 2012. pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Jakarta : EGC;. 2009
Eka, Chemiawan, 2015. Buku Ajar Praktik Keperawatan Klinis. Jakarta : EGC;. 2009
Pintauli, S., & Hamada, T. (2008). Menuju gigi dan mulut sehat Pencegahan dan Pemeliharaan. EGC. Jakarta.
Yauri, L. 2022 · Kesehatan gigi dan Mulut. Jakarta: EGC Penerbit Buku. Kedokteran. 2010
Oktaviani, 2015 Perbedaan lndeks Plak http://eprints.undip.ac.id. Di Unduh Pada Tanggal 20 Desember 2022.
Oroh, E. S., Posangi, J., & Wowor, V. N. (2015). Perbandingan efektivitas pasta gigi herbal dengan pasta gigi non herbal terhadap penurunan indeks plak gigi. e-GiGi, 3(2).
Ramadhan, A., Cholil, C., & Sukmana, B. I. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap angka karies gigi di smpn 1 marabahan. Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi, 1(2), 66-69.
Tendean, L. (2016). Kualitas hidup manusia lanjut usia pengguna gigi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

