Analisis Kebahasaan Buku Ajar Tematik Tema 4 Kurikulum 2013 Untuk Peserta Didik Kelas V SD/MI

Penulis

  • Lailatul Munawwaroh Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

Kata Kunci:

Kurikulum 2013, buku ajar tematik, analisis isi, kualitas kebahasaan, bahasa Indonesia, Ejaan, literasi

Abstrak

Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dirancang agar peserta didik memiliki kompetensi dalam membaca, mendengarkan, memirsa, berbicara, dan menulis secara terpadu. Kompetensi tersebut dibangun melalui penguasaan tiga aspek penting, yaitu bahasa, sastra, dan literasi. Bahasa berhubungan dengan pengetahuan kebahasaan; sastra berkaitan dengan kemampuan mengapresiasi dan menciptakan karya sastra; sedangkan literasi mengasah kemampuan menggunakan bahasa Indonesia secara efektif, khususnya dalam membaca dan menulis. Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut, guru memerlukan bahan ajar yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kebahasaan buku ajar tematik tema 4 “Ekosistem” kelas V semester satu yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi serta penyebaran angket dan kuesioner kepada guru kelas V dan peserta didik kelas V. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase kualitas kebahasaan buku ajar berdasarkan hasil penilaian responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut penilaian guru, kualitas kebahasaan buku tematik tema 4 mencapai 83,3%, sedangkan menurut peserta didik sebesar 76,7%. Meskipun termasuk dalam kategori baik, ditemukan beberapa kekurangan, seperti penggunaan bahasa yang belum sepenuhnya sesuai dengan kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EYD), kalimat tidak efektif, dan ketidakpaduan antarparagraf. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya evaluasi rutin terhadap kualitas kebahasaan buku ajar yang digunakan di sekolah dasar. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian lebih mendalam dengan metode triangulasi dan analisis buku ajar dari tema-tema lain serta memperluas partisipasi responden guna mendapatkan hasil yang lebih komprehensif

Referensi

Aska, F. I., et al. (2018). Analisis konten buku teks geografi SMA menggunakan model Beck & McKeown. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi, 23(1), 1-10.

Gabrillin, A. (2014). Anies Baswedan sebut Indonesia gawat darurat. Diakses dari http://edukasi.kompas.com/read/2014/12/01/13455441/anies.baswedan.sebut.pendidikan.indonesia.gawat.darurat pada 25 Desember 2023.

Nugrahaeni, A. S., et al. (2016). Peningkatan daya imajinasi melalui menulis kreatif pantun pada siswa kelas IV SD Negeri Kebondalem Kidul I Klaten. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 1(1), 16-25.

Pribadi, B. A., & Sjarif, E. (2010). Pendekatan konstruktivistik dan pengembangan bahan ajar pada sistem pendidikan jarak jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 11(2), 117-118.

Putra, A. F. (2016). Analisis kesesuaian antara buku teks siswa tematik terpadu tema benda-benda di lingkungan sekitar SD/MI kelas V dengan kompetensi dasar kurikulum 2013. Skripsi. Kediri: Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Safidar, et al. (2011). An analysis of biology textbook for 9th class published by NWFP Textbook Board Peshawar. Pakistan International Journal of Academy Research, 3(3), 13-19.

Supriyadi, D. (2000). Anatomi Buku Sekolah di Indonesia. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Tarigan, G., & Tarigan, J. (2009). Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa.

Diterbitkan

2025-07-19

Cara Mengutip

Lailatul Munawwaroh. (2025). Analisis Kebahasaan Buku Ajar Tematik Tema 4 Kurikulum 2013 Untuk Peserta Didik Kelas V SD/MI. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary, 3(7), 5477–5484. Diambil dari https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple/article/view/1060