Persepsi Masyarakat Nelayan Tentang Pentingnya Pendidikan Formal dalam Menanggapi Kondisi Hutan Mangrove Di Ekas Buana

Authors

  • Junaidi Universitas Gunung Rinjani, Indonesia

Keywords:

Persepsi, Nelayan, Pendidikan Formal, Mangrove

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat nelayan tentang pentingnya pendidikan formal dan bagaimana implikasi persepsi masyarakat nelayan tentang pentingnya pendidikan formal sehinga bisa menyikapi kondisi ekosistem mangrove. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan  teknik pengumpulan data studi pustaka dan dokumentasi dari penelitian-penelitian terdahulu yang relepan, wawancara semi terstruktur dan observasi langsung. Temuan data dilapangan menunjukkan bahwa masyarakat nelayan di Desa Ekas Buana  berdasarkan hasil wawancara didapatkan persepsi masyarakat tentang pentingnya pendidikan formal adalah pendidikan formal diketahui, dianggap, disikapi sebagai peluang mendapatkan ijazah untuk mencari kerja sebagi tenaga kerja selain menjadi pelaut. Arti pendidikan formal berupa pendewasaan pola pikir belum dirasakan oleh masyarakat karena faktor lingkungan dan pergaulan. Serta fungsi pendidikan formal yakni mengembangkan potensi masyarakat dan untuk meengelola sumberdaya alam tidak diketahuinya. Disinilah bahwa fungsi pentingnya pendidikan formal yang sesungguhnya terbentur dengan persepsi masyarakat nelayan di Desa Ekas Buana Kecamatan Jero aru yang hanya dianggap pendidikan formal hanya untuk mendapatkan ijazah, ijazah untuk mencari pekerjaan, bukan mencerdaskan untuk mencermati permasalahan dan solusi pemanfaatan dari lingkungan sekitar khususnya ekosistem mangrove yang ada. Terlihat dari bagaimana persepsi mereka terhadap keberadaan ekosistem mangrove yang ada dilingkungan tempat tinggal mereka.

References

Idris, Z. (Tahun tidak diketahui). Serangkaian Kegiatan untuk Membantu Perkembangan Anak. Penerbit tidak diketahui.

Imron, M. (2003). Kemiskinan Nelayan: Integrasi Sosial dan Ekonomi Masyarakat Nelayan Tradisional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Junaidi. (2005). Persepsi Penambang Terumbu Karang Di Pesisir Desa Sekotong Barat Kabupaten Lombok Barat, tesis. Ilmu Lingkungan. Udayana.

Kadriani, K. (2017). Pendidikan sebagai Usaha untuk Meningkatkan Kepribadian. Jakarta: Rajawali Press.

Kompri. (2015). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Kusnadi. (2006). Perempuan Pesisir. Yogyakarta: LKiS.

Mudyaharjo, Redjo. (2001). Filsafat Ilmu Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sembiring, R. (2018). Pengaruh nilai tukar nelayan (pendapatan nelayan, pendapatan non nelayan, pengeluaran nelayan, pengeluaran non nelayan) terhadap kesejahteraan masyarakat (pendidikan, kesehatan, kondisi fisik rumah) di Desa Pahlawan. Jurnal Abdi Ilmu, 10(2), 1836-1843.

Siregar, S. Nina Salmaniah. (2016). Kesadaran Masyarakat Nelayan Terhadap Pendidikan Anak. Jurnal ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA, 4(1), 1-10.

Sriyanti, Ninik., et al. (2006). “Persepsi Nelayan Tentang Pendidikan Formal di Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah”. Buletin Ekonomi Perikanan, 4(3), 40-49.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Suharyanto, A., Siagian, D. A., Juanda, J., Panjaitan, S. P., Tanjung, S., & Situmorang, T. C. (2017). Persepsi Masyarakat Nelayan mengenai Pendidikan di Desa Paluh Kurau, Hamparan Perak, Deli serdang. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology), 3(1), 11-18.

Suryani Nani et al . 2004. Analisis Pendidikan Formal Anak pada Keluarga Nelayan di Desa Karangjaladri Kecamatan Paringi Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat. Buletin Ekonomi Perikanan, 5(2), 33-43.

Twilley, R. R. (2019). Mangrove wetlands. In Southern forested wetlands (pp. 445-473). Routledge.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Junaidi. (2024). Persepsi Masyarakat Nelayan Tentang Pentingnya Pendidikan Formal dalam Menanggapi Kondisi Hutan Mangrove Di Ekas Buana. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary, 2(6), 2133–2147. Retrieved from https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple/article/view/474

Issue

Section

Articles