Jenis Pakan yang Berbeda (Cacing Tanah, Keong Mas dan Pellet) Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Keywords:
Cacing Tanah, Keong Mas, Pellet, Pertumbuhan, Berat Ikan LeleAbstract
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang banyak digemari masyarakat karena memiliki nilai ekonomi tinggi, pertumbuhan cepat, serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan. Dalam kegiatan budidaya, pakan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas ikan. Oleh karena itu, pemilihan jenis pakan yang tepat sangat penting untuk menunjang keberhasilan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan nila. Tiga jenis pakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cacing tanah, keong mas (Pomacea canaliculata), dan pelet komersial. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan tiga perlakuan dan sembilan ulangan. Ikan uji yang digunakan memiliki panjang rata-rata 8–10 cm dan berat 8–9 g, dipelihara dalam kolam terpal berukuran 100 × 50 × 50 cm dengan kepadatan 10 ekor per kolam. Pemeliharaan berlangsung selama 60 hari, dan pakan diberikan dua kali sehari secara ad libitum. Parameter yang diamati adalah pertambahan berat dan panjang ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan pelet menghasilkan pertumbuhan ikan nila yang paling optimal dibandingkan dengan pemberian cacing tanah dan keong mas. Hal ini menunjukkan bahwa pakan pelet, yang mengandung komposisi nutrisi lengkap dan seimbang, lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pakan pelet sebagai pilihan utama dalam budidaya ikan nila secara intensif.
References
Effendi, H., Utomo, B. A., Darmawangsa, G. M., & Karo-karo, R. E. (2015). Fitoremediasi limbah budidaya ikan lele dengan kangkung dan pakcoy dalam sistem resirkulasi. Ecolab, 9(2), 47–104.
Hadi, M., Agustono, & Cahyoko, Y. (2009). Pemberian tepung limbah udang yang difermentasi dalam ransum pakan buatan terhadap laju pertumbuhan, rasio konversi pakan dan kelangsungan hidup benih ikan nila. Skripsi tidak diterbitkan, Universitas Airlangga.
Hendrawati. (2011). Pemanfaatan tepung keong mas (Pomacea canaliculata) sebagai campuran pakan terhadap pertumbuhan ikan nila. Jurnal Balai Riset Perikanan Universitas Sumatera Utara. Diakses Februari 2018.
Herlina, S. (2016). Pengaruh pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan gabus (Channa striata). Jurnal Ilmu Hewani Tropik.
Hidayat, D., Ade, D. S., & Yulisma. (2013). Kelangsungan hidup, pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan yang diberi pakan berbahan baku tepung keong mas. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2), 161–172.
Istiati. (2009). Terampil budidaya ikan air tawar. Jawa Tengah: Penerbit Sahabat.
Khairuman, & Amri. (2003). Budidaya ikan nila secara intensif. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Kordi, M. G. H. (2010). Budidaya ikan nila di kolam terpal. Yogyakarta: Lily Publisher.
Kordi, M. G. H. (2010). Buku pintar pemeliharaan 14 ikan air tawar ekonomis di keramba jaring apung. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Kordi, M. G. H. (2015). Budi daya ikan konsumsi di air tawar. Yogyakarta: Penerbit Andi. Diakses Januari 2018.
Kusnandi, & Bani. (2003). Budi daya ikan nila. Jakarta Pusat: PT Setia Purna Inves.
Liana, T. F., Santoso, L., & Tarsin. (2012). Pemberian pakan dengan proporsi tepung ikan dan tepung keong mas yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan nila gift. Laporan Penelitian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.
Lovell, T. (1989). Nutrition and feeding of fish. New York: Van Nostrand Reinhold.
Romansyah, R. (2023). Penggunaan kotoran ayam dan kulit pisang dengan konsentrasi yang berbeda terhadap populasi Daphnia sp. sebagai pakan alternatif alami larva lele (Clarias gariepinus). Bioed: Jurnal Pendidikan Biologi, 11(1), 59–65.
Romansyah, R. (2022). Analisis pemberian limbah organik pasar Ciamis terhadap pertumbuhan cacing tanah (Lumbricus rubellus) melalui media sampah daun sekitar kampus Universitas Galuh Ciamis. Bioed: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(2), 52–57. https://doi.org/10.25157/jpb.v10i2.8822
Sahputra, I., Khalil, M., & Zulfikar. (2017). Pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih (Lates calcarifer). Acta Aquatica, 4(2), [halaman tidak dicantumkan].
Saparinto, C., & Susiana, R. (2014). Grow your own fish. Yogyakarta: Andi Publisher.
Suharto, H., & Kurniawati, N. (2008). Keong mas, dari hewan peliharaan menjadi hama utama padi sawah. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Diakses Januari 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wulan Nurasyifa, Romdah Romansyah, Endang Hardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

