Analisis Penyimpanan Bahan Baku Terhadap Kualitas Makanan Di Luwansa Beach Resort Labuan Bajo
Keywords:
Analisis, Penyimpanan, Bahan Baku, Kualitas makananAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penyimpanan bahan baku berkontribusi dalam menjaga kualitas makanan di Luwansa Beach Resort, sebuah hotel bintang empat di Labuan Bajo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan kuisioner untuk mengumpulkan data. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan kepala chef atau staf bagian kitchen, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber. Populasi penelitian adalah karyawan di Luwansa Beach Resort, dengan sampel sebanyak 50 tamu yang berkunjung ke restoran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelompokan barang dan penerapan metode FIFO membantu menjaga keteraturan dan ketersediaan stok barang, namun perbaikan pada pencatatan barang yang lebih terperinci dan pemanfaatan label diperlukan. Perhatian terus diberikan pada kebersihan dan sanitasi dapur untuk mencegah pertumbuhan jamur dan serangan serangga. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa kualitas makanan secara keseluruhan dinilai positif oleh responden, meskipun beberapa aspek seperti penampilan makanan dan suhu makanan mungkin perlu ditingkatkan untuk meningkatkan pengalaman konsumen. Evaluasi lebih lanjut dan perbaikan pada area tersebut diperlukan untuk meningkatkan keseluruhan pengalaman makan.
References
Depkes, R. I. (2000). Parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 3–30.
Fradisa, L. Primal, D. Gustira, L. (2022). Pengaruh Penyimpanan Bahan Baku Terhadap Kualitas Makanan Di Hotel Pangeran Pekanbaru. Al-Irsyad, 105(2), 79.
Gultom, J., Ariani, N., & Sri Aryanti, N. (2019). Pengaruh Penyimpanan Bahan Makanan Terhadap Kualitas Bahan Makanan Di Kitchen Hotel The Patra Resort And VillasBali. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalitas, 3(1), 158–176.
Handojo, S. M. (2015). Analisis pengaruh kualitas makanan dan persepsi harga terhadap kepuasan konsumen Di D’cost Surabaya. Jurnal Hospitality Dan Manajemen Jasa, 3(2), 643–654.
Kusuma, T. S., Kurniawati, A. D., Rahmi, Y., Rusdan, I. H., & Widyanto, R. M. (2017). Pengawasan mutu makanan. Universitas Brawijaya Press.
Laela, E. (2021). Kualitas Makanan, Kualitas Pelayanan dan Persepsi Harga Terhadap Minat Pembelian Ulang Pada Rumah Makan Ciganea Purwakarta. Eqien-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 180-186-180–186.
Marsita, V., Putri, S. A., & Erpidawati, E. (2024). Gambaran Prinsip Penyimpanan Bahan Makanan Kering pada Ruang Gizi di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang Tahun 2023. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 327–332.
Martina, E., & Fadillah, F. (2022). Pengaruh Penyimpanan Bahan Baku Terhadap Kualitas Makanan Di Hotel Pangeran Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(4), 4121–4128.
Nareswara, A. S. (2017). Hubungan kepuasan pasien dari kualitas makanan rumah sakit dengan sisa makanan di RSUD Kota Semarang. Ilmu Gizi Indonesia, 1(1), 34–39.
Perdani, E. I. Y., & Hakim, M. F. N. (2024). Prosedur Penyimpanan Bahan Makanan Terhadap Kualitas Makanan Di Hotel Dafam Fortuna Malioboro Yogyakarta. JURNAL NUSANTARA, 7(1), 1–10.
Putra, K. M. (2022). Implementasi hygiene sanitasi terhadap pengolahan bahan makanan di the brass restaurant. Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Bisnis, 1(5), 1138–1154. https://doi.org/10.22334/paris.v1i5.80
Putri, E. D. H. (2018). Pengantar akomodasi dan restoran. Deepublish.
Siaputra, H. (2024). Pengaruh Kualitas Makanan, Kualitas Layanan dan Persepsi Harga Terhadap Minat Beli Ulang pada Restoran XYZ Surabaya. Jurnal Manajemen Perhotelan, 10(1), 13–23.
West, B. B., Wood, L., & Harger, V. F. (1966). Food service in institutions.

