Potret Tindak Pidana Pembunuhan
Keywords:
Potret; Tindak Pidana; Pembunuhan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran holistik mengenai potret tindak pidana pembunuhan melalui analisis terhadap empat penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu untuk mendapatkan pemahaman holistik tentang tindak pidana pembunuhan. Data dikumpulkan melalui analisis empat hasil penelitian tentang tindak pidana pembunuhan. Data penelitian dianalisis melalui data reduction, coding, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim menjatuhkan hukuman terhadap pelaku pembunuhan sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam KUHP. Namun, belum ada regulasi khusus yang mengatur peran justice collaborator dalam mengungkap tindak pidana pembunuhan. Meskipun demikian, beberapa ketentuan dapat dijadikan pedoman, dan sanksi pidana akan diberlakukan sesuai dengan beratnya tindak pidana pembunuhan. Penggunaan alat bukti sidik jari dalam penuntutan kasus pembunuhan menjadi alat strategis bagi penegakan hukum. Faktor ekonomi terbukti memiliki pengaruh besar terhadap kecenderungan seseorang melakukan kejahatan pembunuhan. Terkadang, putusan hukuman oleh Majelis Hakim tidak selaras dengan tuntutan jaksa, perbedaan pandangan ini menunjukkan kompleksitas dalam penilaian fakta dan pembentukan opini di dalam sistem peradilan. Keputusan hakim yang dianggap terlalu ringan oleh beberapa pihak memicu ketidakpuasan di kalangan masyarakat dan mungkin memperkuat argumen untuk mengevaluasi kembali efektivitas dan keadilan dalam penerapan hukuman pidana.