Meningkatkan Kesadaran dan Pencegahan Tuberkulosis Paru Melalui Skrining dan Edukasi Masyarakat

Authors

  • Yunita Fitri Widyawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Siti Utami Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Oktavia Putri Ardiyan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Zenia Ananta Adinova Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Al Mukarrohmah Adnan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Alifiya Nur Fadhilah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Anis Ristiani Putri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia
  • Devyna Pramesti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati, Indonesia

Keywords:

Deteksi Dini, Edukasi Kesehatan, Skrining, Tuberkulosis Paru

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan tingkat deteksi dini yang rendah dan stigma tinggi di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan deteksi dini dan pengetahuan masyarakat tentang TB paru melalui skrining aktif dan edukasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi skrining gejala TB menggunakan formulir terstandar, edukasi melalui penyuluhan langsung, media cetak, serta evaluasi pengetahuan dengan pretest–posttest. Sebanyak 50 responden berpartisipasi, mayoritas perempuan (90%) dan berusia >45 tahun (50%). Hasil skrining menunjukkan 15 responden (30%) memiliki minimal satu gejala atau faktor risiko TB. Pengetahuan kategori baik meningkat dari 40% menjadi 70%, sedangkan kategori kurang turun dari 24% menjadi 6% setelah edukasi. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan menemukan kasus TB baru di komunitas. Disarankan agar skrining dilakukan rutin minimal enam bulan sekali, sasaran diperluas ke laki-laki usia produktif, dan kapasitas kader posyandu diperkuat untuk keberlanjutan program.

References

Anisah, A., Sumekar, D. W., & Budiarti, E. (2021). Demografi dan Komorbid dengan Kejadian Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 568–574. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.655

Artama, S., Tokan, P. K., & Rifa’tunnisa. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Promotif Dan Preventif Risiko Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru (TB Paru). Borneo Community Health Service Journal, 3(2), 86–93. https://doi.org/10.35334/neotyce.v3i2.4098

Courtwright, A., & Turner, A. N. (2010). Tuberculosis and stigmatization: Pathways and interventions. Public Health Reports, 125(SUPPL. 4), 34–42. https://doi.org/10.1177/00333549101250s407

Fuady, A., Arifin, B., Yunita, F., Rauf, S., Fitriangga, A., Sugiharto, A., Yani, F. F., Nasution, H. S., Putra, I. W. G. A. E., Mansyur, M., & Wingfield, T. (2024). Stigma, depression, quality of life, and the need for psychosocial support among people with tuberculosis in Indonesia: A multi-site cross-sectional study. PLOS Global Public Health, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0002489

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath. (2015). Health Behavior and Health Education: Theory, Research and Practice (4th ed.). Jossey-Bass.

Lawn, S. D., Mwaba, P., Matthew, B., Piatek, A., Alexander, H., Marais, B. J., Cuevas, L. E., McHugh, T., Zijenah, L., Kapata, N., Abubakar, I., McNerney, R., Micheal, H., Memish, Z. A., Migliori, G. B., Kim, P., Maeurer, M., Schito, M., & Zumla, A. (2016). Advances in tuberculosis diagnostics: the Xpert MTB/RIF assay and future prospects for a point-of-care test Stephen. Lancet Infect Dis, 13(4), 349–361. https://doi.org/10.1016/S1473-3099(13)70008-2

Raviglione, M., & Sulis, G. (2016). Tuberculosis 2015: Burden, challenges and strategy for control and elimination. Infectious Disease Reports, 8(2), 33–37. https://doi.org/10.4081/idr.2016.6570

Saktiawati, A. M. I., Triyana, K., Wahyuningtias, S. D., Dwihardiani, B., Julian, T., Hidayat, S. N., Ahmad, R. A., Probandari, A., & Mahendradhata, Y. (2021). eNose-TB: A trial study protocol of electronic nose for tuberculosis screening in Indonesia. PLoS ONE, 16(4), 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0249689

Salim, M., Ihsan, B. M., Nuswantoro, A., Indrawati, R., & Ratnawati, G. J. (2025). Edukasi Penyakit TB Paru dan Sosialisasi Pengumpulan Sampel Sputum Diagnosis Tuberculosis. Indonesian Journal of Community Empowerment, 2(2), 301–308.

WHO. (2022). Global tuberculosis report 2021: supplementary material (Vol. 3, Issue 5).

Yuen, C. M., Kurbatova, E. V, Tupasi, T., Caoili, J. C., Walt, M. Van Der, Kvasnovsky, C., Yagui, M., Bayona, J., Contreras, C., Leimane, V., Ershova, J., Via, L. E., & Kim, H. (2015). Association between Regimen Composition and Treatment Response in Patients with Multidrug-Resistant Tuberculosis : A Prospective Cohort Study. PLoS Medicine, 1–18. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1001932

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Yunita Fitri Widyawati, Dewi, S. U., Oktavia Putri Ardiyan, Zenia Ananta Adinova, Al Mukarrohmah Adnan, Alifiya Nur Fadhilah, Anis Ristiani Putri, & Devyna Pramesti. (2025). Meningkatkan Kesadaran dan Pencegahan Tuberkulosis Paru Melalui Skrining dan Edukasi Masyarakat. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary, 3(8), 5751–5760. Retrieved from https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple/article/view/1105